Lengkap Dengan Contohnya [surat kuasa,surat undangan,surat tugas,surat ijin,surat lamaran]

Format Contoh Proposal Penelitian Yang Baik dan Benar Lengkap Doc

Contoh Surat Mutasi Kerja - Seperti yang telah diketahui bahwa surat adalah sebuah media komunikasi secara tertulis yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada pihak lain, sedangkan mutasi pekerjaan adalah suatu keadaan dimana pegawai dipindahkan tugasnya dari satu instansi/perusahaan ke instansi yang lain ataupun masih dalam lingkup perusahaan tersebut namun dengan jabatan yang masih sama atau sejajar. Jadi tidak mengalami penurunan pangkat atau yang biasa disebut sebagai demosi. Mutasi ini biasanya hanya dipindahkan tempat kerjanya saja sedangkan jabatannya masih tetap dan gajinya juga tetap. contoh surat mutasi kerja Contoh Surat Mutasi Kerja
Dalam menulis contoh surat mutasi kerja, ada banyak hal yang harus Anda ketahui terlebih dahulu. Penyebab dari mutasi Mutasi ini dapat terjadi karena keinginan dari pegawai itu sendiri maupun keinginan dari perusahaan.
Mutasi keinginan pegawai dapat terjadi karena :
  • Seorang pegawai yang merasa bekerja tidak sesuai dengan keahlian dan jabatan yang dimilikinya, sehingga merasa kesulitan dalam kerjanya.
  • Seorang pegawai yang merasa tidak senang dengan rekan kerjanya dan juga atasannya. Mutasi ini dapat dilakukan jika alasan yang disampaikan dapat diterima oleh akal.
  • Seorang pegawai yang merasa bahwa lingkungan atau tempat kerjanya tidak sesuai dengan keinginannya atau kondisi fisik.
Mutasi kehendak dari perusahaan, karena :
  • Perusahaan ingin memberitahukan kepada pegawai yang mengalami mutasi agar dapat mengerti bahwa mutasi ini bukanlah sebuah hukuman melainkan sebuah pemindahan tempat kerja dengan upaya untuk meningkatkan kualitas dan kelangsungan hidup dari pekerjaan pegawai.
  • Perusahaan ingin memberikan keyakinan kepada pegawai yang dimutasi bahwa pegawai tersebut tidak akan diberhentikan dari kerjaannya hanya karena ketidakmampuan dan ketidakcakapan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab  yang telah dibebankan kepadanya.
  • Perusahaan ingin memberikan warna yang berbeda pada jenis pekerjaan, jabatan, serta lingkungan kerja agar pegawai yang dimutasi tidak merasa jenuh dengan pekerjaanya. Ini akan menimbulkan semangat kerja yang tinggi dari para pegawai sehingga perusahaan akan lebih maju.

Macam-macam dari mutasi

Untuk membuat contoh surat mutasi kerja Anda juga harus mengetahui macam-macam dari mutasi itu sendiri. Baca juga : Contoh Surat Resign Kerja Mutasi biasa Mutasi ini merupakan pemindahan pegawai dari satu tempat ke tempat lain tanpa diikuti kenaikan jabatan atau yang biasa di sebut promosi. Mutasi ini mempunyai tujuan agar :
  • Memenuhi keinginan dari pegawai yang melakukan mutasi.
  • Mengisi kekosongan tempat di bagian maupun unit lain.
  • Dapat menempatkan pegawai sesuai dengan keahlian, kecakapan, ketrampilan di bidangnya, sehingga akan menambah kepercayaan diri dari pegawai untuk mengemban tugas dari perusahaan yang telah diberikan kepadanya.
Mutasi promosi Yaitu pemindahan pegawai dari satu tempat ke tempat yang lain disertai dengan kenaikan jabatan. Jadi pegawai yang mengalami mutasi promosi ini beban dan tanggung jawabnya menjadi lebih besar. Mutasi ini dilakukan agar :
  • Menempatkan seorang pegawai ke dalam formasi jabatan tertentu dengan mengambil tenaga kerja dari dalam perusahaan. Biasanya orang yang dipilih untuk mutasi promosi ini adalah orang pilihan yang mempunyai kinerja bagus dan disiplin akan peraturan pekerjaan. Dengan naiknya jabatan ini maka hak yang akan diterima oleh pegawai tersebut menjadi lebih besar.
  • Membina karir pegawai. Pembinaan karir pegawai ini merupakan hal yang sangat diperlukan oleh pegawai. Pembinaan ini akan membuat pegawai menjadi lebih ahli dan cakap dibidangnya, sehingga akan lebih menguntungkan perusahaan.
  • Mengembangkan kemampuan pegawai. Ya, tentu saja dengan mutasi promosi ini kemampuan dari seorang pegawai akan jauh berkembang. Pasalnya, pegawai tersebut akan menemui masalah-masalah yang baru dan dituntut untuk lebih kreatif dalam memecahkan suatu masalah.

Tujuan dari mutasi

Anda pun wajib juga mengetahui mengapa mutasi ini dilakukan sebelum membahas mengenai contoh surat mutasi kerja.
  Menempatkan pegawai sesuai dengan tempatnya Proses seleksi dan penempatan awal pegawai belum tentu dianggap merupakan penempatan pegawai sesuai dengan tempat yang tepat. Dengan dilakukannya mutasi pekerjaan ini maka ini merupakan wujud dari revisi penempatan pegawai pada awal penempatan. Meningkatkan gairah dan semangat kerja Dalam menjalankan pekerjaannya terkadang seorang pegawai mengalami bosan dengan pekerjaan yang itu-itu saja. Dengan adanya upaya mutasi ini diharapkan menjadi warna baru bagi pegawai agar gairah dan semangat kerja meningkat. Saling menggantikan Jika suatu saat terdapat pegawai yang tidak masuk kerja karena sakit maupun ijin, maka kegiatan mutasi ini sangat berguna untuk menggantikan posisi di bagian yang kosong tersebut agar pekerjaan penting tidak tertunda dan tetap berjalan dengan lancar.

Contoh surat mutasi kerja

Setelah mengetahui informasi mengenai mutasi pekerjaan berikut adalah contoh surat mutasi kerja


Hal : Permohonan mutasi pekerjaan
Semarang, 10 September 2016
Yth. Direktur PT Maju Sejahtera
Jl. Kenanga No. 14
Semarang
  Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama            : Dicki Saputra
Pangkat/gol ruang    : Penata Muda/ III.a
Jabatan        : Sekretaris
Unit kerja        : Pemasaran
  Dengan ini saya mengajukan surat permohonan pindah tugas dari bagian Pemasaran ke bagian produksi. Maksud dari kepindahan saya yaitu saya merasa kesulitan dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan juga rekan kerja saya.
Untuk bahan pertimbangan berikut saya lampirkan :
  • Fotokopi SK pangkat Terakhir
  • Fotokopi SK CPNS
  • Fotokopi SK PNS
  • Fotokopi DP3 Tahun Terakhir
  • Fotokopi Kartu Pegawai
  • Curicullum Vitae
Demikian surat permohonan ini saya buat, besar harapan saya agar permohonan ini dikabulkan.
Saya ucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasama dari Bapak.

Hormat saya,

Dicki Saputra, S.E
NIP. 19871004 201406 1 002
Demikian informasi mengenai contoh surat mutasi kerja yang dapat menjadi referensi Anda dalam menulis surat pengunduran diri. Semoga surat ini bisa berkenan di hati Pimpinan Anda.

Setiap orang yang berkecimpung dalam dunia usaha atau pelaku bisnis hampir dipastikan mengenal dan tahu apa itu akuntansi. Ya..pastinya, karena keseharian aktivitas utama mereka tidak lepas dengan yang namanya akuntansi. Namun tidak sedikit yang belum memahami apa sebenarnya akuntansi itu ?
Mereka hanya mengetahui kalau akuntansi adalah segala  aktivitas yang ada hubungannya/kaitannya dengan soal keuangan. Pernyataan ini jika dipandang dari sudut secara umum ada benarnya juga meskipun tidak sepenuhnya tepat. Lalu apa sebenarnya pengertian dari akuntansi secara umum dan berdasarkan pendapat para ahli.
Contoh Kegiatan Akuntansi
Berikut akan kita bahas berbagai macam pengertian akuntasi baik secara umum maupun menurut pendapat para ahli.
Pengertian Akuntansi secara umum
Istilah Akuntansi berasal dari kata serapan bahasa asing yaitu accounting yang memiliki makna menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang ada hubungannya dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

Fungsi utama dari akuntansi sendiri adalah sebagai media informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi itulah maka kita dapat melihat posisi keuangan suatu organisasi serta perubahan apa yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.


Pengertian Akuntansi Menurut Pendapat Para Ahli Menurut Paul Grady, Akuntansi merupakan sebuah body of knowledge serta memiliki fungsi organisasi secara tersusun, orisinal, autentik, menganilisis dan menafsirkan seluruh kejadian dan transaksi serta karakter keuangan yang akan terjadi dalam kegiatan entitas akuntasi untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk memanjemen segala laporan dan pertanggungjawaban atas kepercayaan yang telah diterimanya. Menurut Littleton merupakan salah satu ahli akuntansi. Menurutnya bahwa tujuan utama dari akuntansi adalah melaksanakan perhitungan periodik antara biaya dan hasil. Dia juga menambahkan bahwa biaya dianggap sebagai usaha, sedangkan hasil adalah prestasi. Dari pendapatnya diatas, maka akuntansi bisa disimpulkan  adalah perhitungan komparasi antara biaya-biaya yang terjadi sebagai sebuah usaha dengan pencapaian hasil yang merupakan prestasi atas usaha tersebut. Menurut Mulyadi (seorang penulis buku akuntansi terkenal), menyatakan bahwa  sistem akuntansi didefinisikan sebagai organisasi formulir, catatan serta laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan. Pengertian akuntansi menurut accounting principle board adalah suatu kegiatan jasa untuk memberikan informasi yang bersifat kuantitatif dimana pada umumnya berukuran materi atau uang tentang mengenai suatu badan ekonomi yang untuk digunakan dalam mengambil keputusan ekonomi dalam memilih diantara beberapa pilihan alternatif. Sophar Lumbantoruan merupakan seorang mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia yang menulis  sebuah buku Akuntansi Pajak. Didalam bukunya, Sophar mengatakan bahwa akuntansi adalah suatu alat yang digunakan untuk bahasa bisnis di mana informasi yang disampaikan hanya bisa dipahami jika mekanisme akuntansi sudah dimengerti. Jadi bagi pihak-pihak yang tidak mengerti alur, prosedur serta mekanisme dari proses akuntansi, ia tidak akan bisa memahami informasi keuangan hasil dari proses akuntansi. Suparwoto adalah seorang dosen akuntansi yang mengabdi di Universitas Gajah Mada. Beliau merupakan lulusan dari California State University. Beliau mendefinisikan akuntansi sebagai suatu teknik atau sistem untuk mengukur dan mengelola transaksi keuangan dan menyajikan hasil pengelolaan tersebut dalam bentuk informasi kepada pihak-pihak internal dan eksternal perusahaan. Pihak eksternal meliputi investor, kreditur, pemerintah, serikat buruh dan lain-lain. Pengertian akuntansi menurut American Institute of Certified Public Accountant adalah suatu seni mencatat, mengikhtisarkan dan mengelola dengan proses tertentu dan dalam ukuran moneter dan transaksi serta kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan menafsirkan hasil-hasilnya.
Itulah tadi penjelasan tentang definisi Akuntansi menurut pendapat beberapa ahli. Dari definisi yang dikemukakan diatas maka bisa disimpulkan secara garis besarnya bahwa akuntansi adalah suatu proses pencatatan transaksi keuangan kemudian dikelompokkan, diidentifikasi untuk disajikan dalam bentuk laporan kepada pihak pihak yang berkepentingan didalamnya.
            Mudah-mudah informasi diatas dapat memberikan sedikit manfaat dan sekaligus menambah wawasan bagi siapaun yang membacanya. 
Dalam dunia perkuliahan, seorang mahasiswa tentulah mengetahui apa itu proposal penelitian karena untuk menyelesaikan tahap akhir pendidikannya harus terlebih dahulu menyelesaikan salah satu syarat mutlak yaitu dengan membuat skripsi. Sebelum skripsi itu dibuat mahasiswa terlebih dahulu mengajukan proposal penelitian untuk kemudian dinilai apakah layak nantinya proposal tersebut diangkat sebagai judul skripsi ataukah tidak.
Lantas, bagaimana sih cara membuat proposal penelitian itu?

Kerangka Penulisan Proposal
Dalam menyusun sebuah proposal penelitian itu sebenarnya tidak ada aturan yang baku karena untuk setiap universitas/instansi memiliki panduan sendiri-sendiri, berbeda dengan instansi lainnya. Namun pada intinya setiap proposal penelitian tersebut adalah membahas tentang masalah apa yang akan diteliti serta bagaimanakah metode yang akan digunakan untuk memecahkan masalah tersebut.
Berikut adalah contoh Kerangka penulisan proposal penelitian yang terdiri dari bagian-bagian berikut ini:

A. BAGIAN AWAL

Bagian awal proposal penelitian terdiri atas: 

Halaman sampul depan  Isinya adalah tentang: Usulan Penelitian Skripsi, Judul, Lambang atau logo Universitas , nama peserta. Halaman ini biasanya menggunakan kertas yg disesuaikan dengan ketentuan di setiap masing-masing fakultas

Halaman sampul dalam
Halaman ini berisi materi yang sama dengan halaman sampul depan, tetapi menggunakan kertas putih.

Halaman pesetujuan
Biasanya terdiri dari 2 halaman. Merupakan halaman yang berisi nama lengkap peserta serta tanda tangan pembimbing 1 dan 2 serta halaman penetapan panitia penguji yang memuat: tanggal, bulan tahun pelaksanaan, nama ketua dan anggota, penguji Skripsi.

Halaman daftar isi 
Memuat semua bagian dalam proposal penelitian Skripsi termasuk urutan Bab, Sub Bab dan Anak Bab beserta nomor halamannya.

Halaman daftar tabel (jika ada)
Halaman yang memuat urutan tabel, keterangan serta nomor halamannya.

Halaman daftar gambar (jika ada)
Halaman yang memuat urutan gambar, keterangan serta nomor halamannya

Halaman daftar lampiran
Memuat nomor urut lampiran, judul lampiran dan nomor halamannya.
B. BAGIAN INTI
Bagian inti proposal penelitian terdiri atas :

1) BAB 1 PENDAHULUAN

a) Latar Belakang      Berisi uraian tentang masalah apa yang akan diangkat dalam penelitian, yang terkait dengan judul, serta alasan mengapa masalah itu penting dan perlu diteliti. Masalah tersebut harus didukung oleh fakta empiris (pemikiran induktif) sehingga jelas, memang ada masalah yang perlu diteliti.

b) Identifikasi masalah      Menjelaskan tentang masalah inti dari penelitian yang akan diangkat dan dijabarkan secara lebih detail dalam sebuah skripsi.

c) Pembatasan masalah      Membatasi pada masalah apa saja yang akan diangkat dalam bahasan sebuah skripsi sehingga penjabarannya tidak melebar kepersoalan diluar dari apa ada dalam judul skripsi

d) Rumusan Masalah     Adalah rumusan secara nyata tentang masalah yang ada dalam bentuk pertanyaan penelitian yang dilandasi oleh pemikiran teoritis yang kebenarannya perlu di buktikan.

e) Tujuan Penelitian       Bagian ini menjabarkan tujuan yang ingin dicapai melalui proses penelitian. Biasanya merujuk pada hasil yang akan dicapai atau diperoleh dari maksud penelitian.

f) Manfaat Penelitian     Manfaat yang ingin disampaikan dari hasil penelitian yang sudah dilakukan untuk kalangan akademis maupun untuk umum.

2) BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

a) Landasan Teoritik Bagian ini berisi tentang teori dasar para ahli yang berasal dari pustaka mutakhir yang memuat teori, proposisi, konsep atau pendekatan terbaru yang ada kaitannya dengan penelitian yang dilakukan untuk mencegah duplikasi.
b) Hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan Bagian ini memuat tentang fakta-fakta atau hasil kajian empirik yang relevan dengan judul/topik penelitian. Bagian ini berisi tentang : nama peneliti atau penulis, judul atau topik, alat atau metode analisis dan hasil penelitian tersebut.
c) Kerangka Pemikiran  Kerangka pemikiran penelitian bisa berbentuk bagan, model matematik atau persamaan fungsional yang dilengkapi dengan uraian kualitatif. Kerangka pemikiran disusun berdasarkan latar belakang masalah, ditunjang oleh teori-teori yang ada dan bukti-bukti empirik dari hasil-hasil penelitian terdahulu, maupun jurnal-jurnal yang relevan dengan masalah yang diteliti, kemudian dirumuskan dalam suatu kerangka pemikiran. Jika memungkinkan disusun dalam satu model yang menggambarkan keterkaitan antar variabel, sehingga dapat dirumuskan suatu hipotesis.
d) Hipotesis Penelitian. Hipotesis penelitian dirumuskan dengan bersumber pada kajian pustaka, penelitian terdahulu dan kerangka pemikirtan penelitian. Akan tetapi, tidak semua penelitian memerlukan rumusan hipotesis penelitian. Penelitian yang bersifat eksploratoris (penjelasan) dan deskriptif (gambaran) tidak membutuhkan hipotesis. Oleh karena itu, subbab hipotesis penelitian tidak harus ada dalam skripsi.
3) BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab ini dijelaskan metode penelitian yang digunakan (misalnya, metode eksperimen) disesuaikan dengan masalah apa yang diangkat. Yang perlu dijelaskan adalah konsep metode yang digunakan itu, rancangan, dan variabelnya. Dalam kaitannya dengan variabel penelitian, peneliti perlu menjelaskan jenis variabel, definisi operasional variabel, dan hubungan antar variabel. a) Rancangan/Desain Penelitian/Metode Penelitian 
b) Waktu dan tempat penelitian  Menjelaskan tentang waktu dan tempat penelitian itu dilakukan
c) Variabel-variabel yang diteliti 
d) Populasi dan Sampel Serta Teknik Pengambilan Sampel.  Ketika menjelaskan sampel penelitian, peneliti perlu menjelaskan jumlah sampel, alasan pengambilan anggota sampel sejumlah itu, dan teknik pengambilan sampelnya (sampling). Bila dipandang perlu, peneliti  juga dapat menjelaskan prosedur pengambilan sampel untuk meyakinkan pembaca bahwa sampel yang diambil dari populasi benar-benar representatif.
e) Teknik pengumpulan data Penjelasan tentang teknik/instrumen pengambilan data sebaiknya bersifat rinci/spesifik. Ada baiknya apabila peneliti juga menjelaskan rancangan pengujian validitas dan reliabilitas instrumen meskipun hanya sekilas. Misalnya, apabila teknik pengambilan data berupa tes, maka perlu dijelaskan nama tes, jenis tes, cakupan tes, jumlah butir tes, dan bobot masing-masing butir tes.
 f) Teknik analisis data  Teknik analisis data ditentukan atas dasar masalah serta metode penelitiannya. Jika rumusan masalahnya lebih dari satu dan memerlukan teknik analisis yang berbeda, maka hal itu perlu dijelaskan.
g) Hipotesis statistik Pada bagian ini dikemukakan hipotesis statistik, yaitu hipotesis yang siap diuji dilapangan, yang berisi hipotesis nol (Ho) dan hipotesis alternatif (H1). Bentuknya disesuaikan dengan rumusan masalahnya.
C. BAGIAN AKHIR
Kesimpulan dan saran Bagian ini berisi  uraian singkat tentang kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan disertai dengan saran yang diperlukan sebagai salah satu solusi dalam penyelesaian masalah tersebut.
Daftar Pustaka Dalam bagian ini dituliskan seluruh referensi yang dijadikan acuan dalam penelitian dan yang disebut langsung dalam tubuh proposal. Rujukan yang tidak disebut tidak perlu ditulis.Penulisan daftar pustaka disesuaikan dengan aturan yang ada.
Lampiran Lembar data yang menguatkan fakta dilapangan dari penelitian yang dilakukan, bentuknya bisa berupa foto, grafik, peta dan sebagainya.
Demikianlah ulasan singkat saya tentang (kerangka) proposal penelitian, bagi yang ingin mencari  panduan dalam membuat proposal penelitian, tidak ada salahnya kalau artikel diatas dijadikan referensi.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Format Contoh Proposal Penelitian Yang Baik dan Benar Lengkap Doc

0 komentar:

Posting Komentar