Tidak berbeda jauh dengan postingan saya sebelumnya tentang Cara Membuat Makalah yang Baik dan Benar, kali ini saya akan membahas seputar tema yang sama masih berkaitan dengan tugas seorang pelajar yaitu Cara Membuat Karya Tulis yang Baik dan Benar.
Bagi kalangan pelajar dan mahasiswa tidaklah asing dengan yang namanya Karya tulis Ilmiah. Kenapa demikian...., karena yang namanya karya tulis ilmiah adalah suatu hal yang tidak bisa dipisahkan dengan keseharian atau tugas mereka selaku pelajar / mahasiswa.
Apa itu Karya Tulis Ilmiah
Adalah suatu jenis laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Jenisnya bisa bermacam-macam tergantung dari tujuan, manfaat, sumber penulisan dan aspek-aspek lainnya. Karya tulis dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu karya fiksi (tidak ilmiah) dan non fiksi (ilmiah). Karya fiksi merupakan karya tulis yang sumbernya semata-mata imajinasi, fantasi, atau karangan dari si penulis. Tujuan orang menulis fiksi biasanya untuk menghibur atau bisa juga sekedar untuk mengungkapkan isi hati penulis.
Karya tulis ilmiah banyak sekali macamnya diantaranya adalah :
Artikel Dalam konteks ilmiah, artikel merupakan karya tulis yang dirancang untuk dimuat dalam jurnal atau kumpulan artikel yang penulisannya secara ilmiah dengan mengikuti pedoman yang disepakati. Artikel ini biasanya diangkat dari pemikiran dan kajian pustaka hasil dari pengembangan proyek.
Makalah Diartikan sebagai karya tulis ilmiah tentang suatu topik tertentu yang disusun secara sistematis dengan disertai analisis yang logis dan objektif. Biasanya makalah ditulis untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh pengajar dalam hal ini bisa guru atau dosen yang hasilnya akan disajikan dalam forum diskusi untuk kemudian dibahas.
Laporan Praktikum Merupakan laporan tertulis dari serangkaian kegiatan praktikum yang telah dilakukan oleh seorang atau sekelompok siswa. Dalam menuliskannya laporan unsur kronologis menjadi sangat penting karena praktik kerja baik di lapangan maupun di laboratorium terdiri dari tahapan-tahapan yang sistematis yang harus dilaporkan secara sistematis.
Skripsi Adalah salah satu jenis karya tulis ilmiah yang merupakan tugas akhir dari seorang mahasiswa sebagai syarat kelulusan. Skripsi ini berisi tulisan yang sistematis yang merupakan pendapat penulis berdasarkan teori orang lain. Pendapat atau teori tersebut harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif baik berdasarkan penelitian langsung atau bersumber dari literatur kepustakaan.
Paper Nama lain dari makalah dikalangan mahasiswa kaitannya dengan pembelajaran dan pendidikan sebelum menyelesaikan jenjang studinya. Sistematika dalam penulisannya sama halnya seperti artikel atau makalah tergantung dari panduan yang berlaku ditempat pendidikannya masing-masing.
Tugas Akhir Baik Skripsi (S1), Thesis (S2), ataupun Desertasi (S3) merupakan karya ilmiah yang ditujukan untuk mengakhiri studi di perguruan tinggi. Tugas akhir biasanya berupa hasil penelitian dari bidang tertentu (sesuai jurusan atau program studi yang diambil) yang kemudian diujikan secara lisan untuk memperoleh derajat kelulusan dan kelayakan karya tersebut. Dibawah ini adalah contoh kerangka penulisan karya tulis ilmiah yang benar, tentunya sistematika ini tidaklah baku artinya untuk isi dan pengembangannya bisa disesuaikan dengan panduan yang diberikan oleh masing-masing pengajar, namun ini sebagai gambaran umum tentang bagaimana sistematika penulisan karya ilmiah pada umumnya saja. Silahkan bagi anda yang masih bingung dalam menyusun karya tulis contoh dibawah ini bisa dijadikan salah satu bahan panduannya.
Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah
BAGIAN PEMBUKA Sampul Halaman judul. Halaman pengesahan. Abstraksi (bisa ditiadakan) Kata pengantar. Daftar isi.
BAGIAN ISI
Pendahuluan Latar belakang masalah. Perumusan masalah. Pembahasan/pembatasan masalah. Tujuan penelitian. Metode penelitian.
Pembahasan Pembahasan teori Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan Pengajuan hipotesis masalah
Metodologi penelitian Waktu dan tempat penelitian. Metode dan rancangan penelitian Populasi dan sampel. Instrumen penelitian. Pengumpulan data dan analisis data.
Hasil penelitian Jabaran varibel penelitian. Hasil penelitian. Pengajuan hipotesis. Diskusi penelitian, mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.
BAGIAN PENUTUP
Penutup Kesimpulan Saran
BAGIAN PENUNJANG
Daftar pustaka. Lampiran- lampiran antara lain instrumen penelitian. Daftar Tabel (jika ada)
Untuk Contoh Karya Tulis Bisa di Download Disini
Demikianlah sedikit ulasan tentang cara membuat karya tulis ilmiah yang baik dan benar, semoga bisa bermanfaat bagi siapapun untuk dijadikan panduan dan referensi dalam menyusun karya tulis ilmiah. Nantikan saya pada artikel-artikel berikutnya
Memiliki usaha bagi sebagian orang adalah merupakan sebuah cita-cita meskipun untuk mewujudkannya dibutuhkan kerja keras dan keinginan yang kuat. Tak cuma itu saja, untuk menciptakan suatu usaha tentunya diperlukan suatu dukungan modal yang kuat pula karena tanpanya hampir dikatakan mustahil untuk memulai usaha.
Hal inilah yang menjadikan seseorang pesimis untuk dapat mewujudkannya karena keterbatasan modal yang dimiliki apalagi jika orang tersebut belum paham betul seluk beluk tentang usaha yang akan digelutinya nanti. Sebelum memulai bisnis ada baiknya kita terlebih dahulu menyusun proposal usaha tujuannya adalah agar kita memiliki panduan dan gambaran tentang usaha apa nanti yang akan dijalani serta mengidentifikasi peluang serta kendala apa saja yang bakal dihadapi nantinya.
Berikut sistematika / kerangka serta contoh cara membuat proposal usaha yang benar. Ada beberapa bagian atau unsur terkait membuat proposal usaha yang perlu diperhatikan, diantaranya:
Bab Pendahuluan
Bab ini isinya merupakan perkenalan tentang uraian singkat usaha apa yang akan kita dijalankan, apa latar belakang serta bagaimana visi dan misinya.
Profil Badan Usaha
Jenis usaha
Berilah penjelasan tentang jenis usaha apa yang bakal anda jalani secara singkat. Penjabarannya bisa dalam bentuk list atau uraian singkat tergantung dari jenis dan model usahanya.
Nama perusahaan
Nama perusahaan adalah identitas yang akan ditonjolkan kepada masyarakat dari sebuah usaha karena ia merupakan branded kita yang nantinya diharapkan bisa dikenal di masyarakat luas. Fikirkanlah menurut anda kira-kira nama apa yang cocok dan sesuai untuk jenis usaha anda nanti. Bisa berbentuk PT, CV, Firma dan sebagainya.
Lokasi
Salah satu hal yang sangat penting dalam berbisnis adalah pemilihan lokasi terlebih jika anda menjualnya secara langsung maka pemilihan lokasi adalah hal mutlak yang harus anda perhatikan, tulislah lokasi perusahaan anda, kemudian buat peta atau denah. Pemilihan lokasi yang tepat dan strategis sangat berpengaruh besar nantinya terhadap masa depan usaha tersebut.
Target Pasar
Uraikan secara singkat siapa target pasar yang akan anda bidik dalam usaha tersebut, misalnya warga di daerah mana serta umur berapa dan kalangan yang mana yang diharapkan menjadi sasaran taget usaha anda nantinya.
Struktur Organisasi Perusahaan
Setiap perusahaan memiliki struktur organisasinya masing - masing, apakah anda berdiri sendiri atau anda membentuk satu sistem yang membuat perusahaan anda berjalan dengan satu sistem kerjasama antara owner dengan karyawan.
Produk Perusahaan
Jenis produk
Produk adalah nyawa bisnis, jika anda tidak memiliki produk yang anda jual maka anda jelas tidak dapat menjalankan bisnis. Sebuah usaha tentunya memiliki produk yang dihasilkan bisa berupa jasa, ataupun dalam bentuk barang.
Keunggulan produk
Cobalah anda sebutkan keunikan produk anda, keunggulan produk hingga nilai plus produk anda. Bab ini juga menjelaskan tentang bagaimana strategi pemasaran yang anda lakukan serta promosinya.
Laporan Keuangan
Alokasi dana
Merupakan rancangan kebutuhan dana serta pengeluaran dana yang akan anda gunakan untuk usaha anda. Buat perhitungan secara logis dan realistis mengenai keuangan anda, target laba rugi, ancaman resiko dll. Setelah semua unsur diatas selesai, maka anda tinggal menentukan berapa rasio bagi hasil yang akan anda tetapkan. bagaimana menentukan rasio bagi hasil tergantung dari resiko usaha, semakin kecil resiko usaha maka semakin kecil pula pendapatan yang diberikan kepada investor dan sebaliknya.
Penutup
Penutup berisi kata kata terakhir anda untuk meyakinkan investor anda, mengetuk hati investor anda agar lebih tertarik serta doa dan harapan anda atas proposal anda. Jangan lupa ucapkan terima kasih atas kesediaanya membaca proposal anda.
Lampiran
Bab ini diperlukan sebagai penunjang dan bukti keotrentikan sebuah usaha
Biodata pemiliki usaha
Surat perjanjian
Surat Ijin Usaha
Sertifikat Usaha atatu kepelatihan
Unsur - unsur diatas adalah unsur pokok yang biasanya di gunakan untuk membuat proposal usaha yang baik dan benar.
Untuk lebih jelasnya, lihatlah salah satu contoh bentuk proposal usaha dibawah ini :
Proposal Usaha Kripik Daun Sehat dan Alami
Daftar Isi
LembarJudul Kata Pengantar Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Tujuan BAB II PROSES KERJA 2.1 Bidang Usaha 2.2 Alat dan Bahan 2.3 Keunggulan Produk 2.4 Analisa SWOT 2.5 Analisa 4P 2.6 Analisis Keuangan 2.7 Segmentasi Pasar BAB III PENUTUP
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun proposal ini dengan sebaik mungkin dan dengan hasil yang maksimal. Proposal ini kami susun bertujuan untuk menunjang usaha sekaligus menambah pengetahuan dan keterampilan dalam berwirausaha. Proposal ini kami sajikan dalam bahasa yang jelas, tepat dan mudah untuk dipahami semua kalangan pembaca. Dalam proposal ini disajikan pula perkiraan analisis keuangan sehingga dapat memperkirakan berapa uang/modal yang dibutuhkan untuk pembuatan usaha tersebut. Semoga proposal ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Terimakasih.
Penyusun,
BAB I
PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Dalam suatu pemasaran banyak sekali bentuk dan macam-macam jenis makanan dari yang kecil hingga yang besar dan dari yang murah sampai yang mahal. Makanan-makanan yang tersedia dipasaran saat ini memang sudah beragam, tetapi umumnya makanan tersebut adalah makanan siap saji, serta harga yang ditawarkan kebanyakan terlalu mahal. Maka kami berusaha membuat terobosan kuliner terbaru yang cukup sederhana, tetapi sangat cocok menjadi makanan konsumsi sehari-hari sekaligus merupakan makanan yang cukup istimewa adalah “Macam-macam Kripik Daun”. Pembuatan Kripik Daun dilakukan dengan cara yang sangat sederhana dan higienis, serta dijual dengan harga yang sangat terjangkau, maka tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat untuk membelinya. Keberadaan Kripik Daun yang belum banyak dijumpai di kota Nganjuk akan membuat peluang usaha yang menjanjikan, karena selain rasa yang enak, bergizi dan nikmat, usaha ini juga layak dikembangkan menjadi salah satu usaha kuliner alternatif di Indonesia.
1.2 Tujuan
Tujuan kami memilih jenis usaha ini yaitu :
1. Mengisi peluang usaha
2. Mencari keuntungan / laba
3. Membantu masyarakat untuk mendapatkan jajanan sederhana dengan harga terjangkau
4. Menarik minat kosumen untuk merasakan terobosan kripik dedaunan yang sehat dan bergizi.
5. Mencapai target penjualan dipasaran
BAB II
PROSES KERJA 2.1 Bidang Usaha
Dalam kegiatan usaha, Karena usaha ini masih dalam tahap awal maka kami melakukan penjualan di rumah sendiri, secara online dalam lingkup Nganjuk dan di kios penjualan. Kami belum merambah keluar Nganjuk, karena keterbatasan akses transportasi dan waktu. Maka suatu pilihan yang tepat jika usaha tersebut kami laksanakan di sekitar daerah Nganjuk. Tetapi tidak menutup kemungkinan kami untuk suatu saat mengembangkan usaha ini sampai keluar Nganjuk. Alasan lain mengapa kami memilih tempat di sekitar Nganjuk karena pada dasarnya masyarakat di Nganjuk masih jarang membuka usaha pembuatan kripik Daun, sehingga kami bisa membuka peluang yang ada dengan mendirikan usaha tersebut. Dan mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar. Disini kami menjual makanan hasil olahan sendiri, bukan makanan hasil olahan orang lain. sehingga terjamin mutu dan kualitasnya.
2.2 Alat dan Bahan
" Pembuatan Kripik Daun Ketela Rambat :
A. Alat Pembuatan
Keunggulan dari produk ini yaitu :
1. Memiliki rasa yang khas dari yang lain.
2. Bahan yang digunakan terjamin mutu dan kualitasnya
3. Bisa dikonsumsi semua kalangan.
4. Terobosan terbaru dalam makan sayur yang bergizi dan sehat.
2.4 Analisa Swot
Setiap kegiatan untuk memulai usaha, maka hal yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah mengukur kemampuan kami terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu melalui analisis SWOT :
1. Strenght (Kekuatan)
Kekuatan dari produk kami ini adalah bahan produk yang digunakan terjamin dan higienis, menjual produk untuk semua kalangan masyarakat
2. Weakness (Kelemahan)
Kelemahan dari produk kami ini adalah mudah ditiru oleh para pesaing.
3. Opportunity (Peluang)
Peluang yang ada dalam usaha kami ini adalah tempat yang strategis dan belum banyak yang menjual produk ini.
4. Threath (Ancaman)
Ancaman dari usaha kami ini adalah adanya pesaing yang menjual produk dengan harga yang lebih murah.
2.5 Analisa 4P
1. Pcroduct (Produk)
Produk yang dijual adalah “Macam-macam Kripik Daun” yang merupakan makanan tambahan untuk selingan sehari-hari.
2. Price (Harga)
Perbiji sebesar Rp4.500,00 dengan berat netto 200g, karena harga ini sangat terjangkau dan relatif murah.
3. Promotion (Promosi)
Usaha ini kami promosikan lewat online, tatap muka dan kios penjualan yang secara mudah bisa diakses oleh masyarakat.
4. Place (Tempat)
Tempat yang kami pilih yaitu di Jalan Kantor Pos Arjawinangun, tepatnya di alun-alun arjawinangun
2.8 Segmentasi pasar
Setiap pendirian suatu usaha pasti ada segmentasi pasar yang akan dituju. Dimana dan siapa yang menjadi sasaran atau konsumen yang dituju untuk penjualan barang atas usaha tersebut.
Dalam hal ini segmentasi pasar yang kami tuju adalah kalangan masyarakat dari desa, kota, teman-teman, saudara dan tetangga. Baru nanti kalau usaha dagang ini sudah mengalami kemajuan, akan kami kembangkan ke daerah daerah luar Nganjuk agar omzet penjualan semakin besar.
BAB III
PENUTUP
Alhamdulillah kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena nikmat yang telah diberikan kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan poroposal ini dengan baik tanpa ada halangan yang menghambat pembuatan proposal ini.
Produk kami ini adalah produk yang higenis dan terjamin mutunya. Untuk membuat produk ini tidak memerlukan biaya yang terlalu mahal, biayanya cukup relative murah. Bahan-bahannya juga sangat mudah dijangkau dan dapat ditemukan di toko-toko.
Dalam pembuatan “Kripik Daun Ketela Rambat” ini hambatan yang kami hadapi pada saat pembuatan atau produksi yaitu kesulitan dalam penggorengannya karena harus satu persatu sehingga memakan waktu yang lama dan pada saat pemasaran yang dikomplainkan oleh para konsumen yaitu mereka takut bahan-bahan yang kita gunakan tidak higienis.
Akan tetapi hambatan tersebut tidak membuat kami jera. Kami memiliki solusi untuk menanganinya yaitu dengan memberikan testing untuk membuktikan makanan kami berbahan higenis dan steril.
Harapan kami untuk produk “Kripik Daun Ketela Rambat” adalah supaya produk ini bisa lebih berkembang dan maju. Disamping itu, kami juga mengharapkan supaya produk makanan kami ini tidak berkurang produksinya, karena produk ini sangat bagus dan berkualitas. Selain itu, kami juga berharap agar banyak masyarakat (konsumen) yang tertarik dan berminat untuk mengonsumsi produk makanan kami ini.
Penyusun,
Demikianlah uraian singkat tentang tatacara membuat proposal usaha yang baik dan benar. Silahkan anda copy jika merasa perlu tinggal disesuaikan dengan jenis usaha yang akan jalankan nantinya. Semoga artikel ini bermanfaat khususnya bagi yang ingin membuka usaha baru.
Sebelumnya pada artikel-artikel terdahulu saya sudah memaparkan beberapa contoh cara penulisan surat resmi diantaranya seperti contoh surat pengunduran diri, contoh surat lamaran kerja dll. Sedikit berbeda dengan postingan sebelumnya, kali ini saya akan coba membahas contoh surat resmi lainnya, yaitu surat keterangan domisili Mungkin masih banyak yang belum tahu dan paham apa itu surat keterangan domisili dan apa fungsi dari surat tersebut.
Pengertian Surat Keterangan Domisili Surat Keterangan Domisili tergolong kedalam salah satu jenis surat resmi karena yang membuat dan megeluarkan adalah pejabat yang berwenag di sebuah instansi untuk meerangkan status tempat tinggal seseorang di suatu wilayah atau daerah tertentu. adapaun fungsi dan kegunaan dari surat tersebut adalah berbagai macam, salah satunya adanya sebagai bukti atau keterangan yang menyatakan status seseorang apakah sebagai warga pendatang atau penduduk setempat. Selain sebagai fungsi pendataan, surat tersebut juga bisa digunakan untuk keperluan lainnya. Sebagai contoh, apabila Anda ingin mengurus surat kelahiran atau ingin menikah, maka keterangan tentang data diri melalui surat domisili tersebut bisa membantu jika Anda tinggal di perantauan atau jauh dari rumah. Yang ketiga adalah membantu Anda dalam mengurus pekerjaan.
Lalu apa sajakah persyaratan yang yang diperlukan untuk mengajukan surat tersebut ? Tidak sedikit yang menyepelekan hal tersebut karena malas dalam mengurusnya. Pertama Anda harus mendatangi ketua RT setempat dengan membawa KTP dan juga Kartu Keluarga asli bila Anda sudah berkeluarga. Kemudian Anda tinggal bilang untuk meminta surat domisili, nanti pihak RT akan membuatkan surat pengantarnya untuk dibawa ke pihak selanjutnya.Untuk mendapatkan surat ini, anda kemudian tinggal mendatangi kantor kelurahan setempat untuk mengisi formulir pengajuan dengan membawa berkas seperti yang telah disebutkan diatas dan menyerahkannya ke petugas, baru nanti akan diproses.
Perihal yang membuat surat keterangan domisili adalah sudah merupakan tugas dari pihak yang berwenang, jadi kita tidak usah repot-repot untuk membuatnya. Namun tidak ada salah apabila anda ingin mengetahui bagaimana susunan atau bagian dari surat keterangan domisili tersebut, berikut saya jabarkan cara dan susunannya.
Surat Keterangan Domisili mempunyai bentuk susunannya, seperti dibawah ini : Kepala Surat / Kop Surat
Nomor
Identitas yang bersangkutan
Isi yang menerangkan status tempat tinggal yang bersangkutan
Tanda tangan pihak yang berwenang Nah... dari penjelasan diatas, pasti anda sudah tahu kan bagaimana gambaran dari surat tersebut. Untuk lebih jelasnya saya berikan contoh surat keterangan domisili dibawah ini :
Contoh Surat Domisili Yang Baik Dan Benar
PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON KECAMATAN ARJAWINANGUN KANTOR KEPALA DESA / KECAMATAN ARJAWINANGUN
SURAT KETERANGAN DOMISILI No. 401/SKD/IV/2016
Yang bertanda tangan di bawah ini adalah: Nama : …………………………… Jabatan : …………………………… Alamat : ……………………………
Menerangkan bahwa : Nama : …………………………… Tempat/Tgl. Lahir : …………………………… Jenis Kelamin : …………………………… Pekerjaan : …………………………… Agama : …………………………… Status Perkawinan : …………………………… Kewarganegaraan : …………………………… Alamat : ……………………………
Benar Orang tersebut berdomisili di Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.
Demikian surat keterangan domisili ini kami buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Dan kepada yang berkepentingan agar menjadi maklum.
Arjawinangun, 25 Februari 2017 Kepala Desa
(--------------------------------)
Demikianlah ulasan yang dapat saya berikan tentang surat keterangan domisili, silahkan digunakan jika memang bermanfaat tinggal disesuaikan dengan data anda masing-masing dan semoga bisa dijadikan referensi khususnya bagi pejabat terkait. Sampai ketemu kembali dengan artikel-artikel saya selanjutnya.
Bagi kalangan pelajar dan mahasiswa tidaklah asing dengan yang namanya Karya tulis Ilmiah. Kenapa demikian...., karena yang namanya karya tulis ilmiah adalah suatu hal yang tidak bisa dipisahkan dengan keseharian atau tugas mereka selaku pelajar / mahasiswa.
Apa itu Karya Tulis Ilmiah
Adalah suatu jenis laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Jenisnya bisa bermacam-macam tergantung dari tujuan, manfaat, sumber penulisan dan aspek-aspek lainnya. Karya tulis dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu karya fiksi (tidak ilmiah) dan non fiksi (ilmiah). Karya fiksi merupakan karya tulis yang sumbernya semata-mata imajinasi, fantasi, atau karangan dari si penulis. Tujuan orang menulis fiksi biasanya untuk menghibur atau bisa juga sekedar untuk mengungkapkan isi hati penulis.
Karya tulis ilmiah banyak sekali macamnya diantaranya adalah :
Artikel Dalam konteks ilmiah, artikel merupakan karya tulis yang dirancang untuk dimuat dalam jurnal atau kumpulan artikel yang penulisannya secara ilmiah dengan mengikuti pedoman yang disepakati. Artikel ini biasanya diangkat dari pemikiran dan kajian pustaka hasil dari pengembangan proyek.
Makalah Diartikan sebagai karya tulis ilmiah tentang suatu topik tertentu yang disusun secara sistematis dengan disertai analisis yang logis dan objektif. Biasanya makalah ditulis untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh pengajar dalam hal ini bisa guru atau dosen yang hasilnya akan disajikan dalam forum diskusi untuk kemudian dibahas.
Laporan Praktikum Merupakan laporan tertulis dari serangkaian kegiatan praktikum yang telah dilakukan oleh seorang atau sekelompok siswa. Dalam menuliskannya laporan unsur kronologis menjadi sangat penting karena praktik kerja baik di lapangan maupun di laboratorium terdiri dari tahapan-tahapan yang sistematis yang harus dilaporkan secara sistematis.
Skripsi Adalah salah satu jenis karya tulis ilmiah yang merupakan tugas akhir dari seorang mahasiswa sebagai syarat kelulusan. Skripsi ini berisi tulisan yang sistematis yang merupakan pendapat penulis berdasarkan teori orang lain. Pendapat atau teori tersebut harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif baik berdasarkan penelitian langsung atau bersumber dari literatur kepustakaan.
Paper Nama lain dari makalah dikalangan mahasiswa kaitannya dengan pembelajaran dan pendidikan sebelum menyelesaikan jenjang studinya. Sistematika dalam penulisannya sama halnya seperti artikel atau makalah tergantung dari panduan yang berlaku ditempat pendidikannya masing-masing.
Tugas Akhir Baik Skripsi (S1), Thesis (S2), ataupun Desertasi (S3) merupakan karya ilmiah yang ditujukan untuk mengakhiri studi di perguruan tinggi. Tugas akhir biasanya berupa hasil penelitian dari bidang tertentu (sesuai jurusan atau program studi yang diambil) yang kemudian diujikan secara lisan untuk memperoleh derajat kelulusan dan kelayakan karya tersebut. Dibawah ini adalah contoh kerangka penulisan karya tulis ilmiah yang benar, tentunya sistematika ini tidaklah baku artinya untuk isi dan pengembangannya bisa disesuaikan dengan panduan yang diberikan oleh masing-masing pengajar, namun ini sebagai gambaran umum tentang bagaimana sistematika penulisan karya ilmiah pada umumnya saja. Silahkan bagi anda yang masih bingung dalam menyusun karya tulis contoh dibawah ini bisa dijadikan salah satu bahan panduannya.
Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah
BAGIAN PEMBUKA Sampul Halaman judul. Halaman pengesahan. Abstraksi (bisa ditiadakan) Kata pengantar. Daftar isi.
BAGIAN ISI
Pendahuluan Latar belakang masalah. Perumusan masalah. Pembahasan/pembatasan masalah. Tujuan penelitian. Metode penelitian.
Pembahasan Pembahasan teori Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan Pengajuan hipotesis masalah
Metodologi penelitian Waktu dan tempat penelitian. Metode dan rancangan penelitian Populasi dan sampel. Instrumen penelitian. Pengumpulan data dan analisis data.
Hasil penelitian Jabaran varibel penelitian. Hasil penelitian. Pengajuan hipotesis. Diskusi penelitian, mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.
BAGIAN PENUTUP
Penutup Kesimpulan Saran
BAGIAN PENUNJANG
Daftar pustaka. Lampiran- lampiran antara lain instrumen penelitian. Daftar Tabel (jika ada)
Untuk Contoh Karya Tulis Bisa di Download Disini
Demikianlah sedikit ulasan tentang cara membuat karya tulis ilmiah yang baik dan benar, semoga bisa bermanfaat bagi siapapun untuk dijadikan panduan dan referensi dalam menyusun karya tulis ilmiah. Nantikan saya pada artikel-artikel berikutnya
Memiliki usaha bagi sebagian orang adalah merupakan sebuah cita-cita meskipun untuk mewujudkannya dibutuhkan kerja keras dan keinginan yang kuat. Tak cuma itu saja, untuk menciptakan suatu usaha tentunya diperlukan suatu dukungan modal yang kuat pula karena tanpanya hampir dikatakan mustahil untuk memulai usaha.Hal inilah yang menjadikan seseorang pesimis untuk dapat mewujudkannya karena keterbatasan modal yang dimiliki apalagi jika orang tersebut belum paham betul seluk beluk tentang usaha yang akan digelutinya nanti. Sebelum memulai bisnis ada baiknya kita terlebih dahulu menyusun proposal usaha tujuannya adalah agar kita memiliki panduan dan gambaran tentang usaha apa nanti yang akan dijalani serta mengidentifikasi peluang serta kendala apa saja yang bakal dihadapi nantinya.
Berikut sistematika / kerangka serta contoh cara membuat proposal usaha yang benar. Ada beberapa bagian atau unsur terkait membuat proposal usaha yang perlu diperhatikan, diantaranya:
Bab Pendahuluan
Bab ini isinya merupakan perkenalan tentang uraian singkat usaha apa yang akan kita dijalankan, apa latar belakang serta bagaimana visi dan misinya.
Profil Badan Usaha
Jenis usaha
Berilah penjelasan tentang jenis usaha apa yang bakal anda jalani secara singkat. Penjabarannya bisa dalam bentuk list atau uraian singkat tergantung dari jenis dan model usahanya.
Nama perusahaan
Nama perusahaan adalah identitas yang akan ditonjolkan kepada masyarakat dari sebuah usaha karena ia merupakan branded kita yang nantinya diharapkan bisa dikenal di masyarakat luas. Fikirkanlah menurut anda kira-kira nama apa yang cocok dan sesuai untuk jenis usaha anda nanti. Bisa berbentuk PT, CV, Firma dan sebagainya.
Lokasi
Salah satu hal yang sangat penting dalam berbisnis adalah pemilihan lokasi terlebih jika anda menjualnya secara langsung maka pemilihan lokasi adalah hal mutlak yang harus anda perhatikan, tulislah lokasi perusahaan anda, kemudian buat peta atau denah. Pemilihan lokasi yang tepat dan strategis sangat berpengaruh besar nantinya terhadap masa depan usaha tersebut.
Target Pasar
Uraikan secara singkat siapa target pasar yang akan anda bidik dalam usaha tersebut, misalnya warga di daerah mana serta umur berapa dan kalangan yang mana yang diharapkan menjadi sasaran taget usaha anda nantinya.
Struktur Organisasi Perusahaan
Setiap perusahaan memiliki struktur organisasinya masing - masing, apakah anda berdiri sendiri atau anda membentuk satu sistem yang membuat perusahaan anda berjalan dengan satu sistem kerjasama antara owner dengan karyawan.
Produk Perusahaan
Jenis produk
Produk adalah nyawa bisnis, jika anda tidak memiliki produk yang anda jual maka anda jelas tidak dapat menjalankan bisnis. Sebuah usaha tentunya memiliki produk yang dihasilkan bisa berupa jasa, ataupun dalam bentuk barang.
Keunggulan produk
Cobalah anda sebutkan keunikan produk anda, keunggulan produk hingga nilai plus produk anda. Bab ini juga menjelaskan tentang bagaimana strategi pemasaran yang anda lakukan serta promosinya.
Laporan Keuangan
Alokasi dana
Merupakan rancangan kebutuhan dana serta pengeluaran dana yang akan anda gunakan untuk usaha anda. Buat perhitungan secara logis dan realistis mengenai keuangan anda, target laba rugi, ancaman resiko dll. Setelah semua unsur diatas selesai, maka anda tinggal menentukan berapa rasio bagi hasil yang akan anda tetapkan. bagaimana menentukan rasio bagi hasil tergantung dari resiko usaha, semakin kecil resiko usaha maka semakin kecil pula pendapatan yang diberikan kepada investor dan sebaliknya.
Penutup
Penutup berisi kata kata terakhir anda untuk meyakinkan investor anda, mengetuk hati investor anda agar lebih tertarik serta doa dan harapan anda atas proposal anda. Jangan lupa ucapkan terima kasih atas kesediaanya membaca proposal anda.
Lampiran
Bab ini diperlukan sebagai penunjang dan bukti keotrentikan sebuah usaha
Biodata pemiliki usaha
Surat perjanjian
Surat Ijin Usaha
Sertifikat Usaha atatu kepelatihan
Unsur - unsur diatas adalah unsur pokok yang biasanya di gunakan untuk membuat proposal usaha yang baik dan benar.
Untuk lebih jelasnya, lihatlah salah satu contoh bentuk proposal usaha dibawah ini :
Proposal Usaha Kripik Daun Sehat dan Alami
Daftar Isi
LembarJudul Kata Pengantar Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Tujuan BAB II PROSES KERJA 2.1 Bidang Usaha 2.2 Alat dan Bahan 2.3 Keunggulan Produk 2.4 Analisa SWOT 2.5 Analisa 4P 2.6 Analisis Keuangan 2.7 Segmentasi Pasar BAB III PENUTUP
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun proposal ini dengan sebaik mungkin dan dengan hasil yang maksimal. Proposal ini kami susun bertujuan untuk menunjang usaha sekaligus menambah pengetahuan dan keterampilan dalam berwirausaha. Proposal ini kami sajikan dalam bahasa yang jelas, tepat dan mudah untuk dipahami semua kalangan pembaca. Dalam proposal ini disajikan pula perkiraan analisis keuangan sehingga dapat memperkirakan berapa uang/modal yang dibutuhkan untuk pembuatan usaha tersebut. Semoga proposal ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Terimakasih.
Penyusun,
BAB I
PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Dalam suatu pemasaran banyak sekali bentuk dan macam-macam jenis makanan dari yang kecil hingga yang besar dan dari yang murah sampai yang mahal. Makanan-makanan yang tersedia dipasaran saat ini memang sudah beragam, tetapi umumnya makanan tersebut adalah makanan siap saji, serta harga yang ditawarkan kebanyakan terlalu mahal. Maka kami berusaha membuat terobosan kuliner terbaru yang cukup sederhana, tetapi sangat cocok menjadi makanan konsumsi sehari-hari sekaligus merupakan makanan yang cukup istimewa adalah “Macam-macam Kripik Daun”. Pembuatan Kripik Daun dilakukan dengan cara yang sangat sederhana dan higienis, serta dijual dengan harga yang sangat terjangkau, maka tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat untuk membelinya. Keberadaan Kripik Daun yang belum banyak dijumpai di kota Nganjuk akan membuat peluang usaha yang menjanjikan, karena selain rasa yang enak, bergizi dan nikmat, usaha ini juga layak dikembangkan menjadi salah satu usaha kuliner alternatif di Indonesia.
1.2 Tujuan
Tujuan kami memilih jenis usaha ini yaitu :
1. Mengisi peluang usaha
2. Mencari keuntungan / laba
3. Membantu masyarakat untuk mendapatkan jajanan sederhana dengan harga terjangkau
4. Menarik minat kosumen untuk merasakan terobosan kripik dedaunan yang sehat dan bergizi.
5. Mencapai target penjualan dipasaran
BAB II
PROSES KERJA 2.1 Bidang Usaha
Dalam kegiatan usaha, Karena usaha ini masih dalam tahap awal maka kami melakukan penjualan di rumah sendiri, secara online dalam lingkup Nganjuk dan di kios penjualan. Kami belum merambah keluar Nganjuk, karena keterbatasan akses transportasi dan waktu. Maka suatu pilihan yang tepat jika usaha tersebut kami laksanakan di sekitar daerah Nganjuk. Tetapi tidak menutup kemungkinan kami untuk suatu saat mengembangkan usaha ini sampai keluar Nganjuk. Alasan lain mengapa kami memilih tempat di sekitar Nganjuk karena pada dasarnya masyarakat di Nganjuk masih jarang membuka usaha pembuatan kripik Daun, sehingga kami bisa membuka peluang yang ada dengan mendirikan usaha tersebut. Dan mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar. Disini kami menjual makanan hasil olahan sendiri, bukan makanan hasil olahan orang lain. sehingga terjamin mutu dan kualitasnya.
2.2 Alat dan Bahan
" Pembuatan Kripik Daun Ketela Rambat :
A. Alat Pembuatan
- Baskom
- Penggorengan
- Kompor
- loyang
- LPG
- Pisau/ gunting
- cobek
- Daun ketela rambat 10 unting
- Telur 2 butir
- Tepung tapioka 1 kg
- Tepung beras 1 kg
- Bumbu penyedap 1 bungkus
- Bumbu halus = garam, bawang putih + merah, gula
- Minyak goreng
- Plastik
- Alat pres
- Nama produk
Keunggulan dari produk ini yaitu :
1. Memiliki rasa yang khas dari yang lain.
2. Bahan yang digunakan terjamin mutu dan kualitasnya
3. Bisa dikonsumsi semua kalangan.
4. Terobosan terbaru dalam makan sayur yang bergizi dan sehat.
2.4 Analisa Swot
Setiap kegiatan untuk memulai usaha, maka hal yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah mengukur kemampuan kami terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu melalui analisis SWOT :
1. Strenght (Kekuatan)
Kekuatan dari produk kami ini adalah bahan produk yang digunakan terjamin dan higienis, menjual produk untuk semua kalangan masyarakat
2. Weakness (Kelemahan)
Kelemahan dari produk kami ini adalah mudah ditiru oleh para pesaing.
3. Opportunity (Peluang)
Peluang yang ada dalam usaha kami ini adalah tempat yang strategis dan belum banyak yang menjual produk ini.
4. Threath (Ancaman)
Ancaman dari usaha kami ini adalah adanya pesaing yang menjual produk dengan harga yang lebih murah.
2.5 Analisa 4P
1. Pcroduct (Produk)
Produk yang dijual adalah “Macam-macam Kripik Daun” yang merupakan makanan tambahan untuk selingan sehari-hari.
2. Price (Harga)
Perbiji sebesar Rp4.500,00 dengan berat netto 200g, karena harga ini sangat terjangkau dan relatif murah.
3. Promotion (Promosi)
Usaha ini kami promosikan lewat online, tatap muka dan kios penjualan yang secara mudah bisa diakses oleh masyarakat.
4. Place (Tempat)
Tempat yang kami pilih yaitu di Jalan Kantor Pos Arjawinangun, tepatnya di alun-alun arjawinangun
2.8 Segmentasi pasar
Setiap pendirian suatu usaha pasti ada segmentasi pasar yang akan dituju. Dimana dan siapa yang menjadi sasaran atau konsumen yang dituju untuk penjualan barang atas usaha tersebut.
Dalam hal ini segmentasi pasar yang kami tuju adalah kalangan masyarakat dari desa, kota, teman-teman, saudara dan tetangga. Baru nanti kalau usaha dagang ini sudah mengalami kemajuan, akan kami kembangkan ke daerah daerah luar Nganjuk agar omzet penjualan semakin besar.
BAB III
PENUTUP
Alhamdulillah kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena nikmat yang telah diberikan kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan poroposal ini dengan baik tanpa ada halangan yang menghambat pembuatan proposal ini.
Produk kami ini adalah produk yang higenis dan terjamin mutunya. Untuk membuat produk ini tidak memerlukan biaya yang terlalu mahal, biayanya cukup relative murah. Bahan-bahannya juga sangat mudah dijangkau dan dapat ditemukan di toko-toko.
Dalam pembuatan “Kripik Daun Ketela Rambat” ini hambatan yang kami hadapi pada saat pembuatan atau produksi yaitu kesulitan dalam penggorengannya karena harus satu persatu sehingga memakan waktu yang lama dan pada saat pemasaran yang dikomplainkan oleh para konsumen yaitu mereka takut bahan-bahan yang kita gunakan tidak higienis.
Akan tetapi hambatan tersebut tidak membuat kami jera. Kami memiliki solusi untuk menanganinya yaitu dengan memberikan testing untuk membuktikan makanan kami berbahan higenis dan steril.
Harapan kami untuk produk “Kripik Daun Ketela Rambat” adalah supaya produk ini bisa lebih berkembang dan maju. Disamping itu, kami juga mengharapkan supaya produk makanan kami ini tidak berkurang produksinya, karena produk ini sangat bagus dan berkualitas. Selain itu, kami juga berharap agar banyak masyarakat (konsumen) yang tertarik dan berminat untuk mengonsumsi produk makanan kami ini.
Penyusun,
Demikianlah uraian singkat tentang tatacara membuat proposal usaha yang baik dan benar. Silahkan anda copy jika merasa perlu tinggal disesuaikan dengan jenis usaha yang akan jalankan nantinya. Semoga artikel ini bermanfaat khususnya bagi yang ingin membuka usaha baru.
Sebelumnya pada artikel-artikel terdahulu saya sudah memaparkan beberapa contoh cara penulisan surat resmi diantaranya seperti contoh surat pengunduran diri, contoh surat lamaran kerja dll. Sedikit berbeda dengan postingan sebelumnya, kali ini saya akan coba membahas contoh surat resmi lainnya, yaitu surat keterangan domisili Mungkin masih banyak yang belum tahu dan paham apa itu surat keterangan domisili dan apa fungsi dari surat tersebut.Pengertian Surat Keterangan Domisili Surat Keterangan Domisili tergolong kedalam salah satu jenis surat resmi karena yang membuat dan megeluarkan adalah pejabat yang berwenag di sebuah instansi untuk meerangkan status tempat tinggal seseorang di suatu wilayah atau daerah tertentu. adapaun fungsi dan kegunaan dari surat tersebut adalah berbagai macam, salah satunya adanya sebagai bukti atau keterangan yang menyatakan status seseorang apakah sebagai warga pendatang atau penduduk setempat. Selain sebagai fungsi pendataan, surat tersebut juga bisa digunakan untuk keperluan lainnya. Sebagai contoh, apabila Anda ingin mengurus surat kelahiran atau ingin menikah, maka keterangan tentang data diri melalui surat domisili tersebut bisa membantu jika Anda tinggal di perantauan atau jauh dari rumah. Yang ketiga adalah membantu Anda dalam mengurus pekerjaan.
Lalu apa sajakah persyaratan yang yang diperlukan untuk mengajukan surat tersebut ? Tidak sedikit yang menyepelekan hal tersebut karena malas dalam mengurusnya. Pertama Anda harus mendatangi ketua RT setempat dengan membawa KTP dan juga Kartu Keluarga asli bila Anda sudah berkeluarga. Kemudian Anda tinggal bilang untuk meminta surat domisili, nanti pihak RT akan membuatkan surat pengantarnya untuk dibawa ke pihak selanjutnya.Untuk mendapatkan surat ini, anda kemudian tinggal mendatangi kantor kelurahan setempat untuk mengisi formulir pengajuan dengan membawa berkas seperti yang telah disebutkan diatas dan menyerahkannya ke petugas, baru nanti akan diproses.
Perihal yang membuat surat keterangan domisili adalah sudah merupakan tugas dari pihak yang berwenang, jadi kita tidak usah repot-repot untuk membuatnya. Namun tidak ada salah apabila anda ingin mengetahui bagaimana susunan atau bagian dari surat keterangan domisili tersebut, berikut saya jabarkan cara dan susunannya.
Surat Keterangan Domisili mempunyai bentuk susunannya, seperti dibawah ini : Kepala Surat / Kop Surat
Nomor
Identitas yang bersangkutan
Isi yang menerangkan status tempat tinggal yang bersangkutan
Tanda tangan pihak yang berwenang Nah... dari penjelasan diatas, pasti anda sudah tahu kan bagaimana gambaran dari surat tersebut. Untuk lebih jelasnya saya berikan contoh surat keterangan domisili dibawah ini :
SURAT KETERANGAN DOMISILI No. 401/SKD/IV/2016
Yang bertanda tangan di bawah ini adalah: Nama : …………………………… Jabatan : …………………………… Alamat : ……………………………
Menerangkan bahwa : Nama : …………………………… Tempat/Tgl. Lahir : …………………………… Jenis Kelamin : …………………………… Pekerjaan : …………………………… Agama : …………………………… Status Perkawinan : …………………………… Kewarganegaraan : …………………………… Alamat : ……………………………
Benar Orang tersebut berdomisili di Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.
Demikian surat keterangan domisili ini kami buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Dan kepada yang berkepentingan agar menjadi maklum.
Arjawinangun, 25 Februari 2017 Kepala Desa
(--------------------------------)
Demikianlah ulasan yang dapat saya berikan tentang surat keterangan domisili, silahkan digunakan jika memang bermanfaat tinggal disesuaikan dengan data anda masing-masing dan semoga bisa dijadikan referensi khususnya bagi pejabat terkait. Sampai ketemu kembali dengan artikel-artikel saya selanjutnya.
Contoh Bentuk Kerangka Proposal usaha
(Contoh surat Keterangan Domisili)
0 komentar:
Posting Komentar